Kumpulan Doa saat Hujan

Doa Di Musim Hujan.

Sedia payung sebelum hujan..

Hapalkan doa-doa bermanfaat sebelum gerimis menghilang..

A. Saat Angin Kencang

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻲ ﺃﺳﺄﻟﻚ ﺧﻴﺮﻫﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ

ﻭﺃﻋﻮﺫ ﺑﻚ ﻣﻦ ﺷﺮﻫﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ

"Allahumma innii as'aluka khairaha wa khaira maa fiihaa wa khaira maa ursilat bihi.

Wa a'udzu bika min syarriha wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bihi.."

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu kebaikan angin ini..

dan kebaikan yang terkandung padanya serta kebaikan apa yang dibawanya.

Dan aku berlindung kepadaMu dari kejelekannya..

dan kejelekan yang ada padanya dan kejelekan apa yang dibawanya.."

(HR al-Bukhari: 899, at-Tirmidzi: 3449)

B. Bila Mendengar Petir

ﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺴﺒﺢ ﺍﻟﺮﻋﺪ ﺑﺤﻤﺪﻩ ﻭﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔ
ﻣﻦ ﺧﻴﻔﺘﻪ

"Subhaanalladzi yusabbihur ra'du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi.."

"Maha Suci Allah yang petir bertasbih dengan memujiNya, begitu juga para malaikat, karena takut kepadaNya.."

(Shahih Mauquf; al-Muwaththa': 2/992, Shahih al-Adabul Mufrad: 556 al-Albani)

C. Ketika Turun Hujan

"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan,

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻴﺒﺎ ﻧﺎﻓﻌﺎ

"Allahumma shayyiban nafi'an.."

"Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat.." (HR al-Bukhari: 1032)

D. Apabila Hujan Lebat.

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdoa,

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺣﻮﺍﻟﻴﻨﺎ ﻭﻟﺎ ﻋﻠﻴﻨﺎ,ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺂﻛﺎﻡ ﻭﺍﻟﻈﺮﺍﺏ ﻭﺑﻄﻮﻥ ﺍﻟﺄﻭﺩﻳﺔ ﻭﻣﻨﺎﺑﺖ ﺍﻟﺸﺠﺮ

"Allahumma hawaalaina walaa 'alaina. Allahumma 'alal aakami, wazh zhiraabi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.."

"Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami.

Ya Allah, turunkanlah hujan di dataran tinggi, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.."

(HR al-Bukhari: 1013, Muslim: 897)

E. Usai Hujan Turun.

ﻣﻄﺮﻧﺎ ﺑﻔﻀﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺭﺣﻤﺘﻪ

'Muthirna bi fadhlillahi wa rahmatihi.."

"Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah.."

(HR. al-Bukhari: 846, Muslim: 71)

Senantiasa ada doa kebaikan di setiap keadaan..

@sahabatilmu
Afwan ana salah kirim...hrsnya k WA Masjid Astra.
Previous
Next Post »
"Aku wasiatkan kepada kamu untuk bertakwa kepada Allah; mendengar dan taat (kepada penguasa kaum muslimin), walaupun seorang budak Habsyi. Karena sesungguhnya, barangsiapa hidup setelahku, dia akan melihat perselishan yang banyak. Maka wajib bagi kamu berpegang kepada Sunnahku dan Sunnah para khalifah yang mendapatkan petunjuk dan lurus. Peganglah dan gigitlah dengan gigi geraham. Jauhilah semua perkara baru (dalam agama). Karena semua perkara baru (dalam agama) adalah bid’ah, dan semua bid’ah adalah sesat." (HR. Abu Dawud no: 4607; Tirmidzi 2676; Ad Darimi; Ahmad; dan lainnya dari Al ‘Irbadh bin Sariyah).