-----

no image

MUHAJIRIN DAN ANSAR

Para Muhajirin dan Ansar adalah golongan sahabat yang pertama (mula-mula dan paling awal) menerima Islam dan iman secara langsung dari Nabi Muhammad sallallahu 'alaihi wa-sallam. Sikap, jiwa dan hati mereka adalah yang terbaik kerana tidak dicemari oleh berbagai-bagai pengaruh jahiliyah seperti khurafat, tahayul atau karut-marut. Mereka berada di atas fitrah (agama) yang selamat dan bersih. Mereka menyandarkan akidah mereka hanya kepada wahyu Allah yang suci. Pemikiran mereka tidak ternoda oleh fahaman falsafah metafizik (falsafah-falsafah dari Yahudi, Nasrani dan Majusi terutamanya Falsafah Yunan atau Greek). Pola laku dan pola hidup mereka tidak dikotori oleh kesyirikan, bid'ah atau hawa nafsu. Akidah mereka sentiasa terpelihara.

Allah telah melihat jiwa dan hati para sahabat. Allah menjelaskan bahawa hati mereka adalah sebaik-baik hati setelah hati Rasulullah. Abdullah bin Masoud radiallahu 'anhu meriwayatkan:

اِنَّ اللهَ نَظَرَ فِى قُلُوْبِ الْعِبَادِ ، فَوَجَدَ قَلْبَ مُحَمَّدٍ خَيْرَ قُلُوْبِ الْعِبَادِ ، فَاصْطَفَاهُ لِنَفْسِهِ ، وَابْتَعَثَهُ بِرِسَالَتِهِ ، ثُمَّ نَظَرَ فِيْ قُلُوْبِ الْعِبَادِ بَعْدَ قَلْبِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَوَجَدَقُلُوْبَ اَصْحَابِهِ خَيْرَقُلُوْبِ الْعِبَادِ ، فَجَعَلَهُمْ وُزَرَاءَ نَبِيِّهِ

"Sesungguhnya Allah telah melihat hati-hati para hamba-hambaNya maka Allah dapati hati Muhammad sallallahu 'alaihi wa-sallam adalah hati yang terbaik antara hamba-hambaNya. Maka Dia memilihnya dan diutusnya dengan risalah, kemudian Dia melihat kepada hati-hati para hambaNya setelah hati Nabi-Nya. Maka Dia dapati hati-hati para sahabat adalah hati yang terbaik antara para hamba-hambaNya. Maka Dia jadikan mereka sebaik-baik pendamping Nabi-Nya yang mereka berperang di atas agama-Nya". (Hadis dikeluarkan oleh Ahmad 1/379. Disahihkan oleh Hakim dan disetujui oleh Az-Zahabi)

Wajib mengikuti (ittiba') kepada para Salaf as-Soleh terutamanya yang diketuai oleh para sahabat kerana mereka sentiasa mencari keredaan Allah dan mereka telah diredai oleh Allah sebagaimana dijelaskan dalam firman-Nya:

رَضِيَ اللهُ عَنْهُمْ

"Allah reda terhadap mereka (para sahabat)". (at-Taubah, 9:100)

يَبْتَغُوْنَ فَضْلاً مِنَ اللهِ وَرِضْوَانًا

"Mereka mencari kurnia dari Allah dan keredhaan-Nya". (al-Hasyr, 59: 8)

Ayat-ayat di atas menjelaskan bahawa para Salaf as-Soleh terawal (para sahabat), mereka dicintai oleh Allah Azza wa-Jalla dan mereka pula sangat mencintai Allah. Mereka telah diberi balasan dengan kekuatan iman, anugerah ilmu serta ketenangan jiwa dan hati oleh Allah Subhanahu wa-Ta'ala. Allah berfirman:

لَقَدْ رَضِيَ اللهُ عَنِ الْمُؤْمِنِيْنَ اِذْ يُبَايِعُوْنَكَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَا فِىقُلُوْبِهِمْ فَاَنْزَلَ السَّكِيْنَةَ عَلَيْهِمْ وَاَثَابَهُمْ فَتْحًا قَرِيْبًا

"Sesungguhnya Allah telah reda terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya)". (al-Fath, 48: 18)

Rasulullah sallallahu 'alaihi wa-sallam bersabda tentang ayat di atas:

لاَ يَدْخُلُ النَّارَ اَحَدٌ بَايَعَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ

"Tidak akan masuk neraka seorangpun yang telah berbai'at di bawah pohon". (H/R Bukhari dan Muslim)

Hujjah-hujjah di atas membuktikan bahawa para salaf kita yang pertama iaitu yang terdiri dari para sahabat radiallahu 'anhum adalah golongan ahli syurga. Oleh itu merekalah yang paling layak dan benar untuk diikuti dan dicontohi dalam berakidah dan beramal.

wallohua'lam

no image

 Juara Pemanasan 3 

Selamat untuk ukh Noviaty kelas 7-20

ا Pemanasan Materi Pekan 3

Apa itu tashrif lughawi?

Tashrif lughawi adalah perubahan setiap bentuk kata berdasarkan jenis dan jumlah subjek atau pelakunya.

〰〰〰〰〰〰

Kenapa tashrif lughawi fiil madhi dan mudhari ada 14?

Karena dalam tashrif lughawi bentuk fi'il berubah berdasarkan perbedaan kata ganti/isim dhomir. Karena isim dhomir dalam bahasa arab ada 14, maka fi'il madhi dan fi'il mudharinya juga ada 14, jadi setiap kata ganti memiliki wazan fi'il yang spesifik.

〰〰〰〰〰〰

Kenapa tashrif lughawi fi'il amar dan fi'il nahiy hanya untuk 6 dhamir saja?

Karena secara makna, kata perintah/fi'il amar dan kata larangan/fi'il nahiy hanya berlaku untuk kata ganti orang kedua yang jumlahnya ada 6 yaitu
اَنْتَ
اَنْتُماَ
اَنْتُمْ
اَنْتِ
اَنْتُمَا
اَنْتُنَّ
sehingga wazan tashrif fiil amar dan fiil nahiy hanya ada 6, mengikuti ke-6 dhomir mukhathab tersebut.

〰〰〰〰〰〰

Kenapa fiil nahiy tidak disebut dalam pembagian fiil?

Karena pada dasarnya fi'il nahiy adalah fi'il mudhari yang ditambahkan laa naahiyah (larangan) لاَ

〰〰〰〰〰〰

Apakah tashrif lughawi isim fail dan isim maf'ul hanya untuk dhamir huwa - hunna saja?

Tidak. Tashrif lughawi isim fa'il dan isim maf'ul berubah berdasarkan jumlah dan jenis pelakunya. Sehingga satu wazan bisa dipakai untuk lebih dari satu dhomir yang sesuai jumlah dan jenisnya tanpa melihat apakah isim dhomir tersebut adalah dhomir ghaib, mukhathab atau mutakallim.
Misalnya untuk
اَنَا اَنْتَ هُوَ
yang merupakan mufrad mudzakkar bisa menggunakan wazan فَاعِلٌ
sementara
اَناَ اَنْتِ هِيَ
yang merupakan mufrad muannats menggunakan waza yang sama yaitu
فَاعِلَةٌ 

〰〰〰〰〰〰

Kenapa mashdar tidak disebutkan tashrif lughawinya?

Karena tashrif lughawi untuk mashdar bentuknya adalah sima'iy yang tidak memiliki wazan yang baku melainkan mengikuti pemakaian orang arab pada umumnya, sehingga tidak ada pola khusus dan harus dihapalkan.

〰〰〰〰〰〰

Apakah sifat musyabbahah tidak memiliki tashrif lughawi?

  asalnya Tidak, karena sifat musyabbahah digunakan untuk memberikan sifat bagi sesuatu, sehingga bentuknya sama untuk semua dhomir.  Tp pd prakteknya bisa saja dirubah ke bentuk mudzakkar dan muannats

〰〰〰〰〰〰

Apa manfaat memahami tahrif lughawi?

Bisa memberikan referensi kata yang tepat untuk membentuk kalimat yang baik, yang sesuai dengan jenis dan jumlah pelaku/subjek kalimat tersebut.

〰〰〰〰〰〰

Apakah sifat musyabbahah hanya khusus untuk bab 5?

asalnya iYa, sifat musyabbahah hanya dimiliki oleh bab 5 saja yang digunakan merupakan fi'il lazim (intransitive) dan memiliki makna sifat. Sifat musyabbahah digunakan untuk memberikan sifat bagi sesuatu. Tp ada bab lain yang juga punya sifat musyabbahah contohnya فَرِحَ bab  4 

〰〰〰〰〰〰

Apakah mashdar untuk setiap fiil hanya satu saja?

Tidak, karena mashdar mengikuti pemakaian orang arab pada umumnya, sehingga ada fiil yang memiliki lebih dari satu mashdar, misalnya
كَمِيلٌ
memiliki dua mashdar
كِماَلاً  dan  كَمَالاً

〰〰〰〰〰〰

no image

Akibat Beramal Tanpa Tuntunan

Akibat dari amalan yang tanpa tuntunan, amalan yang tidak ada dalilnya, hanya membuat amalan tersebut tertolak dan sia-sia.

Al Bara' bin 'Azib radhiyallahu 'anhu menuturkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyampaikan khutbah kepada para sahabat pada hari Idul Adha setelah mengerjakan shalat Idul Adha. Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى صَلاَتَنَا وَنَسَكَ نُسُكَنَا فَقَدْ أَصَابَ النُّسُكَ ، وَمَنْ نَسَكَ قَبْلَ الصَّلاَةِ فَإِنَّهُ قَبْلَ الصَّلاَةِ ، وَلاَ نُسُكَ لَهُ

"Siapa yang shalat seperti shalat kami dan menyembelih kurban seperti kurban kami, maka ia telah mendapatkan pahala kurban. Barangsiapa yang berkurban sebelum shalat Idul Adha, maka itu hanyalah sembelihan yang ada sebelum shalat dan tidak teranggap sebagai kurban."

Abu Burdah yang merupakan paman dari Al Bara' bin 'Azib dari jalur ibunya berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ ، فَإِنِّى نَسَكْتُ شَاتِى قَبْلَ الصَّلاَةِ ، وَعَرَفْتُ أَنَّ الْيَوْمَ يَوْمُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ ، وَأَحْبَبْتُ أَنْ تَكُونَ شَاتِى أَوَّلَ مَا يُذْبَحُ فِى بَيْتِى ، فَذَبَحْتُ شَاتِى وَتَغَدَّيْتُ قَبْلَ أَنْ آتِىَ الصَّلاَةَ

"Wahai Rasulullah, aku telah menyembelih kambingku sebelum shalat Idul Adha. Aku tahu bahwa hari itu adalah hari untuk makan dan minum. Aku senang jika kambingku adalah binatang yang pertama kali disembelih di rumahku. Oleh karena itu, aku menyembelihnya dan aku sarapan dengannya sebelum aku shalat Idul Adha."

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun berkata,

شَاتُكَ شَاةُ لَحْمٍ

"Kambingmu hanyalah kambing biasa (yang dimakan dagingnya, bukan kambing kurban)." (HR. Bukhari no. 955)

Coba perhatikan. Lihatlah bagaimanakah akibat dari beramal tanpa tuntunan. Jika ibadahnya asal-asalan, tanpa dasar ilmu dan tanpa dalil, beramal hanya atas dasar amalan itu baik, maka tidak akan diterima amalan tersebut. Perhatikanlah baik-baik apa yang terjadi pada sahabat di atas. Niatannya baik agar biasa sarapan dengan hasil kurbannya. Sayangnya, ia menyembelih sebelum waktunya. Akibatnya, kurbannya hanyalah dinilai daging biasa. Maka ibadah lainnya berlaku seperti itu. Jika suatu amalan tidak didasari dengan dalil yang shahih dari Al Qur'an dan hadits, maka amalan tersebut jadi sia-sia.

Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

"Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak." (HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718)

Orang yang melakukan amalan tanpa tuntunan benar-benar merugi, amalannya sia-sia belaka dan tidak diterima. Dalam ayat Al Qur'an disebutkan,

قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْأَخْسَرِينَ أَعْمَالًا الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا

"Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?" Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya." (QS. Al Kahfi: 103-104)

Ibnu Mas'ud pernah berkata pada orang yang amalannya mengada-ada, tanpa pakai tuntunan padahal niatan orang tersebut benar-benar baik,

وَكَمْ مِنْ مُرِيدٍ لِلْخَيْرِ لَنْ يُصِيبَهُ

"Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan, namun tidak mendapatkannya." (HR. Ad Darimi 1: 79. Dikatakan oleh Husain Salim Asad bahwa sanad hadits ini jayyid)

Selengkapnya di website kami Rumaysho.Com >> http://rumaysho.com/jalan-kebenaran/akibat-beramal-tanpa-tuntunan-7929
Foto by akh Muhammad Renaldi https://www.facebook.com/muhammad.renaldi.589

http://www.facebook.com/rumaysho/photos/a.10150329475316213.345060.102805731212/10152208552881213/?type=1&relevant_count=1

no image

SUNNAH NABI ITU MEMANG SUPER

1. Buang air besar (BAB) duduk, bresiko tnggi trkena wasir/ambeien. BAB jongkok lebih bersih dan menyehatkn, dan yg trpenting itu adalah SUNNAH.

2. Kencing brdiri beresiko prostat dan batu ginjal. Kencing jongkok lbih bersih dan menyehatkn, dan yg trpenting itu adalah SUNNAH.

3. Enzim ditangan membantu makanan lbih mudah dicerna dibanding dgn besi, kayu atau plastik, makan dgn tangan lbih
brsih, fitrah dan menyehatkn, dan yg trpenting itu adalah SUNNAH.

4. Makan dan minum brdiri dpt mngganggu pencernaan. Dgn duduk lbih santun dan mnyehatkn, dan yg trpenting itu adalah SUNNAH.

5. Makan di kursi, masih kurang mnyehatkan. Dgn duduk dilantai, tubuh akan membagi perut mnjdi 3 ruang : udara, makanan dan
air, dan yg trpenting itu adalah SUNNAH.

6. Makan buah stlah makan (cuci mulut) kurang bagus bagi lambung, krna ada reaksi asam. Yg sehat adalah makan buah sblm makan, membantu melicinkn saluran pncernaan dan membuatnya lebih siap, dan yg trpenting itu adalah SUNNAH.

7. Tidur tengkurep tdk bgus utk ksehatan, bhkan itu tidurnya syetan. Tidur mnghadap kanan lbih menyehatkn, dan yg trpenting itu adalah SUNNAH.

8. Bnyak Rahasia Sunnah yg tlah diteliti para pakar, dari segi hikmah, manfaat, dan kesehatn. Benarlah yg dikatakn : dibalik sunnah ada kejayaan. Bagi kita, jika misalnya blm tahu manfaatnya, trus saja smngat mngikuti adab dan tuntunan Rasul. Manfaat itu efek samping, motivasi utamanya adalah mngikuti adab dan tuntunan Rasul.

9. Seorang dokter Eropa brkata : jika semua manusia mngamalkan 3 sunnah saja (sunnah makan, sunnah dikamar Mandi, dan sunnah tidur), maka harusnya saya brhenti jadi dokter krna tdk ada pasien.

Cinta sunnah Nabi, tdk hnya adab2 sehari tp muamalah dgn manusia jg hrs baik. Mau yg dikenal atau tdk..

Diringkas dr talk show shinse Abu Muhammad brsma Ustadz Abu Yahya Badrussalam, Lc. (Alumni Univ. Islam Madinah, Pembina dan Pengasuh Radio Rodja 756AM/Rodja Tv)

Back to Top